Berikut 6 Alasan Kenapa Kita Harus Menimba Ilmu

Berikut 6 Alasan Kenapa Kita Harus Menimba Ilmu

Berikut 6 Alasan Kenapa Kita Harus Menimba Ilmu

Belajar memiliki fungsi yang penting pada kehidupan manusia. Tentu anda telah familiar dengan peribahasa ” Hanya keledai dungu yang jatuh pada lubang yang sama”. Jika dicermati pada dasarnya istilah ini mau menasehati betapa perlu belajar.

Mengapa keledai dungu bisa jatuh pada lubang yang sama? Jawabannya adalah sebab dia tak belajar terutama pada pengalaman yang sudah dialaminya. Memang tidak layak menyamakan manusia yang merupakan khalifah dimuka bumi ini dengan keledai, ciptaan sang Khalik yang tidak diberikan akal.

Namun apa yang ada di keledai dungu ini dapat jua terjadi pada manusia. Seringkali kita menyaksikan masih banyak manusia yang terjebak dengan permasalahan yang berulang-ulang dialaminya, bukankah itu artinya dia selalu jatuh ke dalam lubang yang sama. Akan tetapiperihal ini tak usah anda khawatirkan jika anda selalu belajar. Garis Merahnya, belajar itu penting!!

1. Upgrade dirimu melalaui belajar

alasan kenapa kita harus menimba ilmu
unsplash

Kepercayaan diri bukanlah hal yang dianggap enteng yang boleh dipandang sebelah mata. Orang yang hidupnya percaya diri umumnya terhindar dari sifat sangsi serta yakin terhadap semua yang dikerjakan. Kepercayaan diri ini pun kelak begitu bermanfaat pada kehidupan sosial.

Kalau anda berharap menjadi orang diantara dari sekian mereka yang percaya diri, sepatutnya belajarlah mulai saat ini. Dengan belajar, maka tentunya khasanah ilmu serta pengetahuan kita akan bertambah. Khasanah keilmuan yang semakin bertambah akan berdampak pada kepercayaan diri. Bayangkan jika anda berjalan di tengah-tengah orang yang memperbicarakan topik yang kekinian yang tak kita ketahui.

Apa yang bisa kita lakukan? Lain lagi kalau kita sering belajar agar selalu meng-update pribadi kita serta selalu mengerti segala yang baru saat ini. Contoh Simpelnya anda dapat mengukur kualitas anti-virus yang biasa di-update dengan yang tidak.

Komputer akan butuh kerja ekstra jika anda tidak memperbarui anti-virusnya sebab virus itu sendiri selalu di-update. Jadi, gimana tidak kita mengabaikan dunia berjalan tidak dengan anda mengimbanginya dengan selalu meng-update diri anda .

2. Cobalah temukan sesuatu yang baru

Umumnya orang akan menyenangi hal yang baru jika telah begitu lama disibukan oleh rutinitas. Sama halnya dengan belajar. Tahu hal-hal yang baru akan membuat kita kian terlecut agar mencari informasi lagi lebih banyak.

Kita akan jadi sadar betapa luasnya ilmu yang Allah turunkan di muka bumi. Selama ini mungkin kita sering menyepelekan akan ilmu yang ada. Coba pikirkan, apa kita sudah tahu saat ini mengenai dunia hewan, tumbuhan dan segala tentang alam semesta ini? Padahal mempelajari ilmu dapat sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Cobalah cari inspirasi untuk tetap mempelajari sesuatu yang belum ditemukan dari yang anda sudah pelajari sebelumnya. “Makin terasah, makin banyak paham“. Anda tentunya setuju dengan slogan tadi bukan?

3. Belajar akan membawa kita menuju kualitas hidup yang lebih bagus

Hidup yang berkualitas pastinya bisa dicapai dengan ilmu baik itu yang terkait urusan dunia atau akhirat. Anda tentu paham jika salah daintaranya cara meraih ilmu adalah melalui belajar. Itu merupakan peran ke sekian dari belajar.

Ternyata sangatlah rugi mereka yang sudah kehilangan semangat dari belajar padahal agar mendapatkan kualitas hidup yang bermartabat dapat dicapai melalui belajar. Untuk memahami arti peningkatan kualitas hidup dengan belajar, dapat perhatikan uraian berikut:
Diceritakan terdapat dua orang fresh graduate pada bidang pendidikan telah mendapat pekerjaan. Sebut Saja Malik dan Fajar yang keduanya ialah lulusan Sarjana Pendidikan berpredikat Cum Laude. Malik merasa puas dan cukup berilmu untuk mengajar di suatu SMA.

Dia pun hanya melakukan aktivitas mengajar tanpa berpikir untuk menambah keilmuannya. Sedangkan Fajar yang tetap bersyukur namun tetap merasa masih haus dengan ilmu yang sudah diperolehnya. Dia berpegang pada prinsip untuk tidak cepat puas dengan. Akhirnya dia pun bertekad belajar lagi serta meningkatkan skill Bahasa Inggris-nya.

Pihak sekolah pun sepakat mempercayakan padanya untuk menangani kelas berstandar internasional dan menularkan ilmu bahasanya kepada siswa-siswanya.
Kedua orang di atas berada pada keadaan yang tidak berbeda saat lulus, namun semuanya berubah seiring dengan ikhtiar keras Fajar untuk belajar, sedangkan Malik yang merasa cukup tidak mau untuk belajar lagi.

Ujung-ujungnya dapat dilihat, Malik memang hebat dalam mengajar di bidangnya, namun nilai plus dimiliki Fajar yang berusaha keras untuk semangat memnuntut ilmu yang mempermudah profesinya.

4. Belajar untuk masa depan

Anda tentu pernah mendengar slogan jika hari ini merupakan mimpi kemarin dan besok merupakan mimpi hari ini. Kualitas hidup kita di masa depan pastinya ditentukan oleh aktifitas saat ini. Perencanaan tersebut akhirnya akan sempurna melalui proses belajar.

Tak selamanya segala yang kita perbuat saat ini akan secara gampang dirasakan hasilnya, karena tidak jarang Tuhan menguji kesabaran kita. Namun percayalah jika belajar atau menuntut ilmu tentu akan mengasih manfaat, baik sekarang atau esok hari hari. Yakinlah seperti kita yakin dengan adanya siang dan malam.

5. Setiap orang harus mencurahkan waktu untuk peningkatan diri dengan belajar

Rasulullah pernah mengatakan bahwa orang yang tidak merugi itu ialah yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, yang rugi adalah yang hari ini sama dari kemarin dan celaka jika hari ini lebih buruk dari kemarin. Bagi seorang yang beriman sudah selayaknyalah kita menyikapi hal ini dengan bijak. Pastinya kita tidak ingin tergolong orang-orang yang kurang beruntung terlebioh lagi yang celaka.

Oleh sebab itu jadikan hari ini jadi lebih baik dengan senantiasa meningkatkan kualitas diri. Menuntut ilmu merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki kualitas diri. Baik itu dari segi keilmuan maupun kemampuan. Mereka yang senantiasa belajar akan tahu banyak tentang apa yang belum dipelajarinya sehingga muncul keinginan yang kuat untuk terus mengupgrade pengetahuannya.

Jangan biarkan otak anda stop dari aktivitas belajar jika tidak mau Keilmuaanmu menurun. Teruslah menempanya dengan terus menerus menggunakan dalam aktivitas belajar. Ibarat kata, otak kita itu ibarat pedang dan belajar merupakan proses mempertajamnya. Maka dengan sering diasah pedang itu, pastinya akan semakin tajam.

6. Belajar memiliki power untuk mengubah kita menjadi orang sukses

Kebanyakan mereka yang orang sukses tentunya pernah menjumpai kegagalan. Akan tetapi mereka tak berputus asa dan selalau mencoba. Sedikit sekali keberhasilan yang dapat diaraih secara cepat. Salah satu langkah memperoleh dan mencicipi kesuksesan adalah dengan belajar melalui pengalaman serta belajar memperbaiki kekurangan yang ada.

Tampak jelas bukan jika langkah yang ditempuh untuk sebuah keberhasilan tiada lain adalah melalui belajar, belajar dan belajar. Artinya belajar itu memiliki power yang ampuh untuk menyajikan kesuksesan untuk kita nikmati. Jadi jika rasa suntuk yang Menghalangi anda dalam belajar, maka cukup yakini saja jika suatu waktu usaha ini akan berbuah kesuksesan untuk anda.

Konteks kesuksesan ini tentunya tidak dimaknai hanya dalam kekayaan saja. Kesuksesan disini bermakna global seperti Halanya pada bidang akademik, hubungan sosial, keyakinan dan kesuksesan-kesuksesan yang lainnya seperti sukses dalam membuat contoh cerpen

Delapan Kita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account