Kuliah Di Luar Negeri? Ini Aktivitas Part Time Yang Dapat Kamu Pilih

Kuliah Di Luar Negeri? Ini Aktivitas Part Time Yang Dapat Kamu Pilih

Kuliah Di Luar Negeri? Ini Aktivitas Part Time Yang Dapat Kamu Pilih

Berencana kuliah di luar negeri? Tentu biaya hidup di negara tertentu lebih tinggi dari Indonesia. Kerja part time adalah solusi untuk menyiasatinya. Ini opsi yang dapat dikerjakan.

Selain untuk menerima sistem pengajaran yang lebih baik, kuliah di luar negeri juga akan memperluas pergaulan. Karena itu, banyak orang mencoba sejuta cara untuk dapat diterima di kampus luar negeri. Sekiranya tak memiliki tabungan pengajaran yang cukup, berburu beasiswa menjadi jalan yang terbaik.

Kamu tentu saja sudah tahu kalau biaya hidup di luar negeri seringkali lebih tinggi dari Indonesia. Misalnya di Amerika atau Eropa, mahasiswa rantau mesti putar otak agar isi kantongnya konsisten terjaga. Untungnya, ada banyak opsi pekerjaan paruh waktu yang bisa dipilih.

Pilihan kerja part time di luar negeri

Alternatif profesi paruh waktu berjenis-jenis-macam, mulai dari yang terbilang amat fleksibel karena bisa memegang waktu sendiri, sampai yang terikat dengan jam kerja tertentu. Untuk mempertimbangkan pilihan ragam pekerjaan yang tepat, harus menyesuaikan dengan kegiatan utama yaitu kuliah.

Berikut sebagian opsi kerja part time dan sistem lainnya untuk mencari uang sembari kuliah :

1. Blogger

Jangan sepelekan kegiatan blogging. Bila melakoninya dengan serius, bukan hal yang mustahil untuk mendapatkan uang dari sini. Terutamanya bagi yang memiliki hobi menulis, berbagi pengalaman via blog tentu tidaklah susah.

Agar menerima uang dari blog ada banyak metode. Salah satu caranya dengan mendaftar menjadi publisher Google Adsense. Google Adsense yakni program iklan yang dikembangkan oleh Google. Program hal yang demikian memberikan fasilitas kepada pemasang iklan untuk menyebarkan iklannya.

Jika sudah teregistrasi sebagai publisher Google Adsense, karenanya di dalam blog akan terpasang iklan. Blogger akan mendapatkan penghasilan dari iklan tersebut. Jadi, blogger berpotensi meraih penghasilan dengan bergantung klik dari pengunjung blog atau Pay Per Click (PPC).

Menjadi blogger sungguh-sungguh fleksibel waktunya sehingga akan lebih mudah membatasi jadwal antara kuliah, belajar, dan kerja. Apalagi apabila memang hobi menulis, melakoninya bahkan tak akan terasa membebani.

2. Mengasuh hewan peliharaan

Jangan terkejut mendengar jenis pekerjaan yang satu ini. Padahal terdengar tidak lazim, namun ini adalah salah satu kesempatan untuk menerima uang saku tambahan. Pekerjaan ini betul-betul cocok untuk para penyayang hewan.

Terpenting seandainya punya peliharaan yang ditinggal di Indonesia, mengasuh peliharaan milik orang lain bisa jadi obat kangen sementara bukan?

3. Jadi objek penelitian

Ini mungkin terdengar aneh, tetapi seorang warga Indonesia yang pernah berkuliah di Inggris bercerita via blognya bahwa banyak sekali penelitian yang memerlukan objek manusia. Seumpama untuk penelitian perihal diet, penelitian yang membutuhkan sampel darah, dan lainnya. Sekiranya bersedia untuk diwujudkan obyek penelitian, terdapat upah yang lumayan.

4. Pembantu dosen

Ini adalah profesi yang bergengsi, mengingat siapa yang dapat menjadi asisten dosen hanyalah orang-orang tertentu. Selain bergengsi, pekerjaan yang satu ini akan menolong meningkatkan semangat untuk belajar.

5. Penjaga warung

Pekerjaan penjaga kios juga bisa dikerjakan paruh waktu. Untuk menjadi seorang penjaga kios, tentu semestinya komunikatif sehingga pengunjung puas. Bagi yang sudah diterima kuliah di luar negeri, urusan kemampuan bahasa asing tentu bukan masalah lagi bukan?

Asalkan tidak gengsi, kerja part time sebagai penjaga toko pun akan benar-benar menolong untuk menambah uang saku.

6. Barista

Menjadi barista ialah alternatif profesi paruh waktu mengasyikkan sambil kuliah di luar negeri. Syaratnya tentu saja memahami metode penyajian kopi yang bagus. Jikalau sudah mengantongi kemampuan sebagai barista dan sudah mempunyai pengalaman sebelumnya, kenapa tak mencoba menjadi barista di jeda-jeda waktu kuliah di negeri orang?

Cari cafe yang membuka lowongan profesi yang letaknya tidak jauh dari kampus. Dengan seperti itu, akan lebih mudah bolak-balik dari kampus ke resto.

7. Pramusaji

Isi waktu dari sore atau siang hari ke malam hari dengan bekerja sebagai pramusaji. Jika halnya penjaga kios, menjadi pramusaji perlu disokong dengan kesanggupan berkomunikasi yang bagus. Bila pelanggan merasa puas, pramusaji juga seringkali menerima tip dari mereka. Lumayan kan sebagai tambahan pemasukan di luar gaji?

Pekerjaan paruh waktu di cafe kencang saji seperti McDonald’s atau Burger King, akan menerima upah yang dihitung per jam.

8. Kasir

Pekerjaan yang satu ini pun dapat dilakoni, asalkan siap untuk berhati-hati. Ingat, kerja kasir berurusan dengan uang. Salah sedikit, bisa kena semprot pembeli atau malah bos. Apabila terbiasa teliti dalam mengerjakan suatu hal, kasir adalah profesi yang tepat.

9. Kurir

Kurir juga bisa jadi opsi. Kalau untuk menjadi kurir, betapa pantasnya apabila sudah memahami rute jalur di kota perantauan. Jikalau bahkan masih buta, sudah ada aplikasi penunjuk jalan yang gampang dipakai.

10. Cleaning service

Asalkan tak gengsi, menjadi cleaning service juga dapat menjadi aktivitas mengisi waktu senggang yang menjadikan. Jangan sepelekan profesi yang satu ini. Karena untuk dapat melakukan profesi bersih-bersih yang maksimal, ada taktik tertentu yang harus dibatasi.

Manfaat kerja part time sambil kuliah di luar negeri

Padahal hanya urusan saku yang terbantu, masih ada manfaat lain dari kerja part time sembari kuliah di negeri asing. Ini penjabarannya :

Menambah isi kantong

Ini alasan utama dan alasan paling terang. Kalau kuliah telah dibiayai ayah dan ibu atau telah menerima beasiswa, bukan tak mungkin tetap memerlukan tambahan uang bukan?

Memperluas jaringan

Dengan merasakan dunia kerja, berpotensi untuk mengenal lebih banyak orang. Dengan banyaknya kenalan, tentu di kemudian hari bisa memberikan manfaat.

Mengusir jenuh

Jika kesibukan hanya sebatas kuliah dan belajar tentu akan terasa amat membosankan. Kerja paruh waktu akan membikin hidup lebih berwarna. Bekerja malah tidak lagi cuma tentang kampus dan daerah tinggal.

Kebijakan berkaitan kerja paruh waktu atau part time di beberapa negara untuk mahasiswa asing

Pekerjaan part time yang dapat dijalani oleh para mahasiswa asing yang belajar tak seperti profesi sampingan yang dijalani di negeri sendiri. Tapi negara tujuan kuliah memang memberikan keleluasaan bagi mahasiswa yang tertarik kerja paruh waktu. Jikalau sebagian memiliki kebijakan untuk menjalankannya, apa saja?

Inggris

Mahasiswa dapat berprofesi selama 20 jam dalam seminggu. Jikalau, jikalau sedang wisata, bisa bekerja full time. Mahasiwa menerima izin kerja paruh waktu beriringan dengan visa pelajar. Potensi bayarannya sekitar Rp12 juta per bulan sebagai pekerja paruh waktu.

Singapura dan Malaysia

Kedua negara tetangga ini membiarkan mahasiswa kerja paruh waktu. Mahasiswa yang berkeinginan berprofesi di Singapura hanya punya waktu 16 jam dalam satu pekan. , cuma mahasiswa dari universitas tertentu yang boleh kerja paruh waktu. Sementara di Malaysia, mahasiswa boleh berprofesi selama 20 jam dalam seminggu.

Australia

Sama dengan Inggris, ada kans berprofesi paruh waktu 20 jam seminggu di Australia. Potensi penghasilannya sekitar Rp. 10 juta per bulan.

Amerika Serikat

Di negara ini, peraturannya terbilang ketat. Mahasiswa cuma bisa berprofesi di zona kampus pada tahun pertama. Jika berkeinginan bekerja di luar kampus, wajib menunggu tahun kedua.

PostBy: AkmalBahtiar

Delapan Kita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account