Semangat Memulai Bisnis Dengan Quote Motivasi Orang Terkaya Dunia

Semangat Memulai Bisnis Dengan Quote Motivasi Orang Terkaya Dunia

Semangat Memulai Bisnis Dengan Quote Motivasi Orang Terkaya Dunia

Tokoh-tokoh dunia, pengusaha atau pebisnis yang telah meraih keberhasilan selalu memiliki daftar kata-kata atau ucapan yang telah berhasil mereka buktikan dan wujudkan. Banyak cara yang dapat dicapai untuk menunjang kita untuk giat mengerjakan sesuatu. Metode yang acap kali diterapkan adalah dengan membaca quote kata-kata motivasi dari beraneka figur dunia atau sosok-sosok yang sudah meraih kesuksesan.

Quote mereka mempunyai arti. Hal tersebut karena, dalam mewujudkan atau mencapai kesuksesannya, mereka melewati bermacam cara kerja dan sistem yang berbeda-beda. Dari pengalaman itu, mereka membawa energi positif bagi orang-orang yang berada di sekitarnya.

Mulai dari Lary Page pendiri Google, sampai Michal Dell (Pemilik perusahaan komputer Dell, berikut sebagian kutipan atau ungkapan semangat yang dapat menopang kita menerima tenaga baru:

1. Larry Page, pendiri Google

Larry Page, pendiri Google
qz.com

“Sekiranya Anda sedang merubah dunia, Anda bekerja untuk profesi yang penting. Anda merasa benar-benar berbahagia bangun di pagi hari”

Google telah dikenal sebagai sebuah raksasa dunia online di dunia. Ungkapan dari Larry Page tersebut mendukung kita supaya benar-benar mengubah diri sendiri sebelum mengerjakan kesibukan sepanjang hari. Ketika hal yang menyebabkan kita semangat senantiasa berasal pada diri sendiri.

Namun kita mengerjakannya dengan sungguh-sungguh, karenanya tiap-tiap pagi akan dilewati dengan perasaan yang semangat dan positif. Setidaknya semangat ini memang betul-betul digunakan Larry Page. Menjadi pembuktian, seiring perjalanannya, usaha Google selalu membuat ruang-ruang baru untuk berinovasi serta menyumbangkan tidak sedikit akibat bagi semua kalangan di dunia.

2. Michael Dell, yang menciptakan perusahaan teknologi DELL

“Akuilah bahwa akan ada keterpurukan, dan akan ada halangan. Tapi, Anda akan belajar dari kekeliruan dan kesalahan orang lain, sebab benar-benar sedikit yang dapat dipelajari dari kesuksesan.”

Kata kata bijak dari penemu perusahaan komputer Dell di atas sedikitnya mempunyai makna, selama melakukan usaha akan selalu pasti ada tantangannya sendiri. Saat yang dibutuhkan ialah tiap usaha yang kita lakukan pastinya sempat merasakan hal mengecewakan.

Mengakui kesalahan sendiri pun tidak kalah berguna. Tetapi dengan belajar dari kekeliruan, maka kita mampu mencari metode untuk tak mengulanginya lagi dan secara perlahan meraih kesuksesan.

3. Drew Houston, penemu Dropbox

“Don’t worry about failure, you only have to be right once.”

Penemu layanan cloud storage (tempat penyimpanan mengaplikasikan komputasi awan), Drew Houston, lewat ungkapan simpelnya mau menyajikan pesan supaya jangan pernah takut atau menyesali kegagalan. Apabila di dalam tiap-tiap kegagalan, tentunya kita akan mendapatkan sebuah cara dalam melakukan sesuatu yang pas.

Jadi, buat yang merasa selalu terpuruk, belajarlah untuk memahami apa yang dijalankan, sehingga suatu ketika nanti mencapai keberhasilan.

4. Steve Jobs, pendiri Apple

Steve Jobs, pendiri Apple
linkedin.com

You can’t connect the dots looking forward, you can only connect them looking backwards.”

Salah seorang yang mempunyai pengaruh di bidang teknologi merupakan mendiang Steve Jobs. Penemu dan mantan CEO Apple yang wafat pada tahun 2011 ini melalui kata-katanya berkeinginan menyatakan, kita tidak senantiasa dapat memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi, yang penting kita ketahui merupakan senantiasa belajar dari masa lalu untuk ke depannya dan menjadi seorang individu yang lebih bagus di masa yang akan datang.

Apa yang diungkapkan Steve Jobs tersebut seperti memberi ilustrasi seperti apa yang pernah dilaksanakan Google. Pernah jatuh dengan beberapa service yang dikenalkannya, tapi Google dengan sesegera mungkin belajar dari kesalahannya itu lalu menciptakan temuan-temuan masa depan yang tidak pernah terduga.

5. Elon Musk, CEO SpaceX dan Founder Tesla Motor

“Disini, gagal yakni opsi. Bila sesuatu tidak gagal, berarti Anda kurang berinovasi.”

Elon Musk telah sering disebut sebagai Tony Starks (karakter pemeran Iron Man) di alam nyata. Tetapi, jikalau berbincang-bincang bagaimana memanajemen usaha apa yang diinginkan Elon Musk seakan-akan dikira gila!

Elon Musk telah sempat gagal dalam peluncuran roketnya, membikin self-drivingcar dan bermacam-macam inovasi-temuan lainnya. Namun dirinya tidak berhenti berinovasi, melahirkan produk-produk yang kapabel mengubah kehidupan bumi.

Sebuah semangat yang tentunya akan mengajak kita untuk terus berkreasi, padahal selalu gagal dalam setiap kesempatan. Larry Page, Michael Dell, sampai Steve Jobs malah pasti pernah punya pengalaman yang sama dan justru mengajari kita untuk senantiasa berinovasi.

6. Richard Branson, pemilik Virgin Atlantic Airways

“Kompleksitas merupakan musuhmu. Melakukan orang bisa membuat hal-hal menjadi kompleks, tetapi menyederhanakan sesuatu itu merupakan hal yang susah.”

Dari memulai bisnis majalah, sampai mengerjakan Virgin Records, yang kemudian menjadi Virgin Megastores dan mengembangkannya menjadi Virgin Atlantic Airways bukanlah sebuah profesi yang gampang untuk dikembangkan menjadi bisnis yang sukses.

Richard Branson, salah seorang paling tajir di dunia versi majalah Forbes ini lalui perjalanan bisnis yang tidak singkat. Namun juga dengan yang dijalankan Larry Page bersama Sergei Bryn ketika mengatur kendali Google, atau Michael Dell ketika mengerjakan berjenis-jenis ragam pengembangan bisnis komputernya.

Sebuah bisnis memang tidak gampang dan cenderung kompleks dengan beraneka jenis hal, termasuk ketika akan berinovasi dengan hal-hal baru. Tapi, saat kita menjalankan sebuah bisnis dan bersua dengan hal-hal yang kompleks, jangan membuatnya menjadi lebih kompleks lagi, tetapi mencari jalan keluar supaya pengerjaan bisnis aktif dengan baik.

7. Mark Zuckerberg, CEO Facebook

“Sistem pikir peraturan paling simpel dalam bisnis yakni jika Anda mengerjakan profesi yang lebih gampang dahulu, karenanya Anda sesungguhnya sudah membuat banyak progres”

Richard Branson punya caranya sendiri dalam melaksanakan usaha yang penuh dengan hal-hal rumit. Tetapi, Mark Zuckerberg yang kini menjadi CEO Facebook, punya tekniknya sendiri adalah membikin hal-hal sederhana dalam melakukan usaha.

Bicara pekerjaan memang tak selamanya senantiasa berjalan dengan mudah dan sesuai dengan kecakapan kita, bahkan bisa menjadi lebih berat. Nah, jikalau Richard lebih memilih menjadikannya menjadi sederhana, maka Mark memilih untuk melakukan profesi yang lebih mudah lebih-lebih dahulu.

Sistem ini akan membikin kita tak buang waktu untuk melaksanakan profesi yang tidak perlu dilaksanakan. Sehingga pada akibatnya pekerjaan kapabel terpusat dan target yang dicapai bisa berjalan sesuai dengan keinginan sebuah perusahaan.

8. Jack Ma, CEO Alibaba

“Kalau kita merupakan satu regu yang baik dan tahu apa yang berharap kita lakukan, satu orang saja dari kita bisa menumbangkan sepuluh kompetitor kita.”

Lewat atau transformasi bisnis tidak dapat digambarkan berdasarkan ego seseorang saja. Larry Page, Steve Jobs, Michael Dell hingga Richard Branson pastinya memiliki orang-orang terbaik di sekelilingnya. Artinya kerjasama yakni hal yang utama pada menjalankan bisnisnya. Jack Ma, CEO Alibaba, perusahaan Tiongkok yang semacam itu membumbung namanya bahkan melakukan hal yang sama.

Tidak ucapannya hal yang demikian, Jack Ma seperti mengajari kepada kita bagaimana memeneg sebuah kerjasama menjadi lebih baik. Partner kerja yang diatur tanpa wajib mengambil strategi dari pesaing usaha cakap mengubah segalanya. Tidak kerjasama, seluruh profesi bisa menjadi lebih gampang dan skor serta tujuan dari suatu perusahaan dapat dilaksanakan dengan bagus pula.

9. Howard Schultz, CEO Starbucks

“In this ever-changing society, the most powerful brand are built from the heart, the strength of the human spirit, not an ad campaign”

Kalimat dari Howard di atas menjelaskan banyak bisnis yang dijalankan karena hanya memikirkan keuntungan sendiri. Howard mengungkapkan bahwa bisnis dikerjakan bukan cuma untuk mencari profit, tapi menjadi solusi dari pelbagai macam problem di masyarakat.

Bermula dapat diabaikan, bisnis memang selalu bicara profit. Melainkan, seandainya tak kapabel menjadi solusi bagi keperluan masyarakat, maka bisa jadi bisnis yang dikerjakan pastinya menjadi tidak berguna, dan malah akan kian diabaikan banyak masyarakat.

10. Bill Gates, pendiri Microsoft

Bill Gates, pendiri Microsoft
express.co.uk

“Pengguna yang betul-betul tidak bergembira (atas layanan Anda) adalah sumber pembelajaran paling berharga dalam usaha.”

Bill Gates dapat dibilang sebagai seorang pengusaha di dunia yang terlampau sukses. Sekiranya dari memaksimalkan perangkat lunak (software) yang beroperasi pada perangkat komputer bernama Microsoft, sampai kini perkembangan bisnisnya konsisten berjalan.

Tak menanggapi beraneka macam rintangan, melainkan Bill Gates senantiasa belajar dari pengalaman-pengalaman konsumennya. Dari kalimat yang dinyatakan oleh Bill Gates tersebut kita dapat belajar bahwa mendengarkan kemauan dan kritik dari pembeli adalah salah satu faktor penting dalam mengembangkan usaha.
Jika mendapati satu atau beberapa pelanggan yang tak bersuka cita terhadap pelayanan yang diberi, artinya sepatutnya ada perubahan atau invosi baru yang segera dilaksanakan. Sehingga proses bisnis tetap bisa berjalan, dan bukan tak mungkin akan menerima pelanggan baru.

11. Jeffrey Bezos, pendiri Amazon

“Anda tahu, kalau pelayanan Anda tak memuaskan, pelanggan Anda tidak akan memberitahukannya terhadap lima sahabat mereka, melainkan terhadap 5.000 teman. Jadi, kita perlu mencurahkan segala hal yang diperlukan untuk membangun sebuah bisnis yang sangat perlu dan tahan lama, dan jika kita tidak melakukannya, akan memalukan akibatnya bagi kita.”

Hampir sama dengan Bill Gates, pendiri Amazon Jeffrey Bezoz, mengungkapkan bahwasanya apa yang dipikirkan konsumen adalah hal yang sangat perlu pada sebuah perusahaan. Dari hal tersebut kita dapat belajar bahwa pengalaman pelanggan merupakan sebuah kunci sukses dalam melaksanakan usaha.

Bermula cuma sekedar meniru apa keinginan pelanggan, namun menciptakan wadah untuk mendengarkan apa yang mereka harapkan adalah salah satu faktor utama berhasil dalam bisnis.

Post by: Akmal

Delapan Kita

leave a comment

Create Account



Log In Your Account